Tatap Muka dan Workshop Penerima Beasiswa KSE Universitas Cendrawasih (UNCEN) Featured

Rate this item
(0 votes)

Universitas Cendrawasih, Papua - 29 September 2016. CLSA Indonesia bersama Yayasan Karya Salemba Empat melaksanakan kegiatan Tatap Muka dan Seminar Komunikasi dan Kepemimpinan yang diikuti oleh mahasiswa penerima beassiwa KSE dari UNCEN. Sebanyak 60 Mahasiswa mengikuti rangkaian pembukaan yang diawali dengan Dialog Interaktif bertemakan “Menciptakan Sumberdaya Manusia yang berkualitas melalui Pendidikan” dengan Narasumber Prof.Dr. Onesimus Sahuleka, SH, M.Hum  (Rektor UNCEN), Helmi Setiawan (General Affairs Manager Yayasan Karya Salemba Empat). Pentingnya Pendidikan menjadi kunci serta persaingan global seperti MEA menjadi tantangan untuk generasi penerus bangsa menjadi bahasan menarik disuguhkan oleh kedua Narasumber tersebut. Dilanjutkan dengan penutup dialog interaktif oleh Satriadi Indarmawan (Ketua Dewan Pengawas Yayasan Karya Salemba Empat).

Menindaklanjuti pemahaman peserta mengenai peningkatan kualitas Sumber daya manusia, KSE bersama-sama dengan Trainer-Trainer berpengalaman memberikan ilmu softskill yang diharapkan dapat berguna untuk mengembakan mahasiswa-masiswa tersebut untuk menjadi Pemuda penerus bangsa yang memiliki Intergritas yang tangguh, Jiwa Nasionalisme dan cinta tanah air, Future Leaders yang berkualitas tinggi serta memiliki skill komunikasi yang baik.

Sesi hari pertama diawali dengan Workshop Leadership diawali oleh Trainer Ermy Winarjati yang memberikan teori dan Metode Leadership yang bias diterapkan dan dilatih untuk menjadi pribadi future leaders yang tangguh dan mempunyai integritas yang baik dalam memimpin dan dipimpin. “Leadership adalah bagaimana cara kita mempengaruhi orang lain untuk mendapatkan values positif dan memberdayakan” ungkap Ermy Winarjati dengan penuh semangat.

Selanjutnya Satriadi Indarmawan yang biasa dipanggil dengan Dadit, melanjutkan memberikan materi sejalan tema sesi Ermy Winarjadi yakni “Future Leaders”. Future Leaders merupakan materi yang memiliki metode yang sangat menarik dan unik karena menggunakan metode diskusi dan pemecahan masalah serta Tanya-jawab. Salah satuhal yang menarik adalah Diskusi mengenai manusia yang saling mempengaruhi yang dikaitkan dengan ilmu fisika.

Sesi Hari Kedua Workshop Communication Skill pun tidak kalah menarik dari Hari Pertama, diawali dengan pemberian Motivasi dan Metode belajar oleh Ivandeva Irwantoro dengan judul “Amati, Alami, Asah”. Ivandeva mencoba untuk menggugah para peserta untuk mau lebih dalam dalam pengembangan skill sesuai dengan passion mereka. Metode pembelajaran dengan mengamati sedalam-dalamnya, di lanjutkan dengan mengalami proses pembelajaran dengan serius dan mengasahnya dengan frekuensi se-sering-seringnya.

Ermy Winarjati pun kembali hadir dengan menyuguhkan materi Communication Skill, memberikan materi yang menerapkan praktek public speaking yang baik dan benar. Selanjutnya materi dari Satriadi Indarmawan dengan Judul “Waktu adalah Anugrah”. Beliau mengungkapkan bahwa KSE berjalan dengan silaturahmi. Kerjasama yang dilakukan bersama banyak donatur beasiswa termasuk diantaranya Bank CLSA Indonesia terjadi karena silaturahmi. Dengan adanya silaturahmi maka semakin banyak kesempatan terbuka dalam bidang apa saja.

Penutupan acara pun sangat berkesan karena bersama-sama menyanyikan lagu GAC – Bahagia. Lagu yang sangat inspiring untuk memunculkan semangat dan juga selalu bahagia dalam menjalani serta mengisi kehidupan kita.

 

Read 442 times